RAMANDA AGASTYA, KOMANG (2024) ANALISIS PENINGKATAN KINERJA SIMPANG MELALUI PENGATURAN DAN KOORDINASI DENGAN PEMODELAN MIKROSIMULASI (STUDI KASUS: PERSIMPANGAN JALAN RAYA UJUNG BERUNG). Diploma thesis, POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT BALI.
COVER sd BAB III.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 31 December 2034.
Download (271kB)
BAB V sd LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 31 December 2034.
Download (5MB)
FILE SIMILARITY.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 31 December 2034.
Download (6MB)
Abstract
Traffic congestion at the Ujung Berung-Rumah Sakit and Ujung Berung-Cigending intersections in Bandung City has become a serious problem due to high traffic volume and a short distance between intersections of only 195 meters. This study aims to analyze the existing performance and potential optimization of the Ujung Berung-Rumah Sakit (signalized) and Ujung Berung-Cigending (unsignalized) intersections. Through modeling using PTV Vissim, the performance of both intersections will be evaluated before and after optimization of cycle time, capacity, and signal coordination. Changing the unsignalized intersection to a signalized one is necessary to optimize the capacity of each approach and avoid major conflicts at the intersection, followed by signal coordination between the two intersections. The signal coordination method is carried out using CTMC survey data, Spot Speed, and cycle time calculations using the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines. This will be followed by an analysis of existing performance up to signal coordination using the Vissim application. The optimization and coordination carried out at both intersections showed varying results during peak periods. During the first planned cycle (06:00-09:00), there was a significant decrease in queue length (64.11%) and vehicle delay (70.56%). Meanwhile, in the second planned cycle (09:00-16:00 and 20:00-06:00), queue length and vehicle delay also decreased, by 33.04% for queue length and 45.68% for vehicle delay. In the third planned cycle (16:00-20:00), there was an increase in queue length (64.11%) and vehicle delay (120.19%). Therefore, effective intersection control and coordination reduce queue length and delay at intersections on Jalan Raya Ujung Berung.
Keywords: Intersection, Signal Coordination, Intersection Performance
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name Email Thesis advisor EKA SUARTAWAN, S.T., M.T., Ir PUTU UNSPECIFIED Thesis advisor ATMAJAYA, S.S.T.(TD). M.A.P., ASWIN BADARUDIN UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Kemacetan lalu lintas di Simpang Ujung Berung-Rumah Sakit dan Simpang Ujung Berung-Cigending Kota Bandung, menjadi permasalahan serius akibat volume kendaraan tinggi dan jarak antar simpang yang dekat yaitu 195 meter. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja eksisting dan potensi optimalisasi pada persimpangan Ujung Berung – Rumah Sakit (bersinyal) dan Ujung Berung – Cigending (tidak bersinyal). Melalui pemodelan menggunakan PTV Vissim, akan dievaluasi kinerja kedua simpang sebelum dan setelah dilakukan optimalisasi waktu siklus, kapasitas, dan koordinasi sinyal. Perubahan pengaturan simpang tidak bersinyal menjadi simpang bersinyal perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas tiap pendekat dan menghindari konflik utama pada simpang, kemudian dilakukan Koordinasi sinyal antar kedua simpang. Metode koordinasi sinyal dilakukan dengan data survei CTMC, Spot Speed dan dilakukanaa perhitungan waktu siklus dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia tahun 2023, kemudian akan dilanjutkan dengan analisis kinerja eksisting hingga koordinasi sinyal dengan aplikasi Vissim. Optimalisasi dan koordinasi yang dilakukan pada kedua simpang menunjukkan hasil yang beragam pada periode waktu sibuk. Pada jam puncak siklus rencana 1 (pukul 06.00-09.00), terdapat penurunan yang signifikan pada panjang antrian (64,11%) dan tundaan kendaraan (70,56%). Sementara itu, pada siklus rencana 2 (pukul 09.00-16.00 dan 20.00-06.00), panjang antrian dan tundaan kendaraan juga mengalami penurunan, yaitu sebesar 33,04% untuk panjang antrian dan 45,68% untuk tundaan kendaraan. Pada Siklus rencana 3 (pukul 16.00-20.00), terjadi peningkatan pada panjang antrian (64,11%) dan tundaan kendaraan (120,19%). Maka dari itu pengaturan dan koordinasi simpang efektif menurunkan panjang antrian dan tundaan pada persimpangan di Jalan Raya Ujung Berung. Kata Kunci: Simpang, Koordinasi Sinyal, Kinerja Simpang |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Depositing User: | Mr. Pandu Poltrada Bali |
| Date Deposited: | 20 Nov 2024 03:55 |
| Last Modified: | 20 Nov 2024 03:55 |
| URI: | https://digilib.poltradabali.ac.id/id/eprint/97 |
